Diberdayakan oleh Blogger.
  • Home
  • Beauty
  • Makna Cerita
  • Parenting
    • Komunikasi Produktif
    • Melatih Kemandirian Anak
    • Family Project
    • Gaya Belajar Anak
    • Stimulasi Anak Suka Membaca
    • ILoveMatch Parenting

SUDUT PANDANG OKY

DELAPAN bulan lalu, datang ke rumah Abim kucing jantan belang, abu dan putih. Jika dilihat dari kumisnya yang masih pendek, kelihatannya ia masih anak-anak. Dia mengeong terus menerus dan tak mau pergi setelah itu, tak seperti kebanyakan kucing lain yang berdekam di halaman.




Suatu siang di musim hujan. Abim membuka sedikit pintu rumah untuk melihat air hujan yang turun.

"Bunda, kucing kecil mau masuk rumah," kata Abim pada ibunya.


"Aku mau di rumah Abim aja ah," kata kucing belang itu.


"Biarkan dia masuk, boleh pegang jangan diremas ya," sahut bundanya yang masih memegang gagang sapu lantai.



Mula-mula ia malu-malu masuk rumah. Seperti kepada kucing lain, Abim merangkul dan memeluknya. Tapi tak seperti kucing lain, kucing ini tak berontak atau mencakar ketika disentuh. Dia malah sering naik ke pangkuan jika ada orang yang duduk di sofa atau menggesek-gesekkan badan ke kaki siapa saja.


"Bun, kucingnya biar disini sama aku ya," pinta Abim pada bundanya.


"Janji Abim bisa kasih makan kucing sehari 3x ?" tanya ibunya pada Abim.


"Abim janji," sambil menyodorkan jari kelingkingnya.


Bunda dan Abim sepakat mengadopsinya. Ia diizinkan tidur di rumah, makan, dan naik ke ranjang. Kami menamainya “Si Belang” karena selalu bersuara dalam keadaan apa pun: waktu makan, jika minta dibelai, bahkan jika Bapak pulang kerja di malam hari dia mengeong seraya bersiap menyambut di pintu.


Si Belang telah menjadi alarm yang lebih tepat dibanding weker. Tiap jam 5 pagi ia berbunyi, menggaruk pintu kamar, bahkan lari masuk ke dalam selimut mencari jempol kaki. Dia telah menjadi anggota keluarga kami yang ke-4.





"Wao, ada ikan di meja," belang betkata sambil meloncat ke atas meja makan.


"Bun, belang ambil ikan !" teriak Abim mengejutkan.


Hanya sekali ia mencuri ikan dari meja makan. Setelah Bunda memarahinya, paling banter ia mengeong di kaki kami ketika makan malam. Belang tak berani lagi mengambil apa pun yang tak diberikan di piringnya. Apakah kucing mengerti bahasa manusia?



Si Belang sudah menjadi kucing jejaka, malu-malu mendekati teman betinanya. Banyak cara dia mendapatkan mangsanya, seperti tikus kecil, cicak, kepala ikan lele di warung sebelah.






"Bunda awass, Belang tidur di keset," kata Abim sedikit berbisik takut Si Belang terbangun.


"Bun, Belang senyum-senyum sendiri, luucuuuu," cakap Abim mengamati polah Belang yang masih terlelap.


"Mimpi ya Si Belang," jawab bunda.


"Mimpi apa ya dia Bun?" tanya Abim seraya menebak-nebak.


“Ibu! Ibu! Ibu!”, tidak ada sahutan. “Ibu! Ibu! Ibu!”, tidak ada jawaban. “Ibu! Ibu! Ibu!”, kali ini aku berteriak lebih kencang berharap ibuku segera datang. Kutunggu beberapa saat lalu ibu muncul.


Belang dan Ibu bertemu saling menatap dan bergumul saling melepas rindu.


Rupanya Si Belang bermimpi memanggil-manggil Ibunya,kemudian bertemu dengan Ibu Belang yang sudah lama tidak dia jumpai. Belang mimpi dijilati muka, perut oleh ibu belang untuk membersihkan kotorannya. Bermain-main bersama Ibu Belang, saling menggelitiki, sayang hanya dalam mimpi.



"Meong ... meong ... meong," suara Si Belang seketika matanya terbelalak.


Belang menyadari dia hanya bermimpi. Kucing beranjak dewasa yang terpisah dari ibunya, tengah rindu dekapan kasih ibunya.


Belang Rindu Ibu




Ide cerita : Bapak dari Abhimata
Isi cerita : Bunda dari Abhimata
Penikmat : Abhimata


Reaksi anak mendengar dongeng kucing ini.






Ketika saya perlihatkan gambar kucing yang menjadi ilustrasi cerita di atas, Abhi langsung tersenyum melihat kucing belang ini. Abhi mendengarkan dari awal hingga akhir cerita baru dia tidur. 


Ucapannya di akhir cerita Cat Can Dreams, "nda sayang". Hati saya terasa ada bunga-bunga disekelilingnya. Ternyata pesan rasa kasih sayang antara ibu dan anaknya diterima oleh Abhi dengan baik melalui dongeng di atas.


Love you, Abhi.

Januari 25, 2020 No komentar

Kenapa Penting Menjaga Otak ?

“The brain is conceded to be the master organ of the body, the regulator of life, the source of human progress.” — Frederick Tilney
Manusia hidup dengan otak yang terus bekerja menggerakan semua sistem metabolisme dalam tubuh. Maka otak diakui sebagai organ utama tubuh, pengatur kehidupan, sumber kemajuan manusia.



Bagaimana Menjaga Otak Kita ?



“A new challenge keeps the brain kicking and the heart ticking.” — E.A. Bucchianeri, Brushstrokes of a Gadfly

Merupakan sebuah tantangan baru membuat otak tetap menendang, bekerja optimal dan hati tetap berdetik, tak meninggal rasa kemanusiaannya. Cara menjaga otak selain mengisinya dengan ilmu pengetahuan, Jika kita mengerti bagaimana otak bekerja, kita dapat memahami bagaimana menjalankannya. Sebelum otak bekerja maksimal perlu dilakukan senam otak sebelum otak menjadi panas, jadi bayangin bikin tugas akhir kuliah yang bikin kepala panas jika dipegang, haha. Dan ketika tahu otak telah lelah bekerja kita bisa mengambil langkah untuk mengistirahatkan.

Macam-macam Gerakan Brain Gym


Gerakan brain gym ada berbagai macam, ada yang hanya menggunakan jemari tangan hingga menggunakan anggota tubuh yang lain seperti kaki dan tangan. Setiap gerakan brain gym mempunyai tujuannya masing-masing, lakukan sebelum kegiatan belajar atau bekerja dimulai selama 10-15 menit, maka akan terasa manfaatnya. Menurut Denisson (2008) otak dibagi ke dalam 3 ( tiga ) fungsi, sehingga ada gerakan khusus untuk menstimulasi per bagian otak, yaitu :

1.      Dimensi Lateralis

a. Gerakan Silang (Cross Crawl)
Cara melakukan gerakan : Menggerakkan tangan kanan bersamaan dengan kaki kiri dan kaki kiri dengan tangan kanan. Bergerak ke depan, ke samping, ke belakang, atau jalan di tempat. Untuk menyeberang garis tengah sebaiknya tangan menyentuh lutut yang berlawanan.
Fungsinya : Meningkatkan koordinasi kiri/kanan, memperbaiki pernafasan dan stamina, memperbaiki koordinasi dan kesadaran tentang ruang dan gerak, dan memperbaiki pendengaran dan penglihatan.


Gerakan Silang (Cross Crawl)


                                                             
b.    Delapan Tidur (Lazy 8)
Cara melakukan gerakan : Gerakan dengan membuat angka delapan tidur di udara, tangan mengepal dan jari jempol ke atas, dimulai dengan menggerakkan kepalan ke sebelah kiri atas dan membentuk angka delapan tidur. Diikuti dengan gerakan mata melihat ke ujung jari jempol. Buatlah angka 8 tidur 3 kali setiap tangan dan dilanjutkan 3 kali dengan kedua tangan.
Fungsinya : melepaskan ketegangan mata, tengkuk, dan bahu pada waktu memusatkan perhatian dan meningkatkan kedalaman persepsi, meningkatkan pemusatan, keseimbangan, dan koordinasi.


Lazy 8

                                                                     
Pola Gerakan Lazy

c.  Coretan Ganda (Double doodle)
Cara melakukan gerakan : Menggambar dengan kedua tangan pada saat yang sama, ke dalam, ke luar, ke atas dan ke bawah. Coretan ganda dalam bentuk nyata seperti : lingkaran, segitiga, bintang, hati, dan sebagainya. Lakukan dengan kedua tangan.
Fungsinya : kesadaran akan kiri dan kanan, memperbaiki penglihatan perifer, kesadaran akan tubuh, koordinasi, serta keterampilan khusus tangan dan mata, memperbaiki kemampuan olahraga, dan keterampilan gerakan.


Double doodle brain gym



2.     Dimensi Pemfokusan

a.    Burung Hantu (The Owl)
Cara melakukan gerakan : Urutlah otot bahu kiri dan kanan. Tarik napas saat kepala berada di posisi tengah, kemudian hembuskan napas ke samping atau ke otot yang tegang sambil relaks. Ulangi gerakan dengan tangan kiri.
Fungsinya : melepaskan ketegangan tengkuk dan bahu yang timbul karena stress, menyeimbangkan otot leher dan tengkuk (mengurangi sikap tubuh yang terlalu condong ke depan), dan menegakkan kepala (membantu mengurangi kebiasaan memiringkan kepala atau bersandar pada siku).


Gerakan Burung Hantu


                                                         
b.    Mengaktifkan Tangan (The Active Arm)
Cara melakukan gerakan : luruskan satu tangan ke atas, tangan yang lain ke samping kuping memegang tangan yang ke atas. Buang napas pelan, sementara otot-otot diaktifkan dengan mendorong tangan keempat jurusan (depan, belakang, dalam, dan luar), sementara tangan yang satu menahan dorongan tersebut.
Fungsinya : peningkatan fokus dan konsentrasi tanpa fokus berlebihan, pernafasan lebih lancar dan sikap lebih santai, dan peningkatan energi pada tangan dan jari.


The active arm brain gym



c.    Lambaian Kaki (The Footflex)
Cara melakukan gerakan : cengkeram tempat-tempat yang terasa sakit di pergelangan kaki, betis dan belakang lutut, satu persatu, sambil pelan-pelan kaki dilambaikan atau digerakkan ke atas dan ke bawah.
Fungsinya : sikap tubuh yang lebih tegak dan relaks, lutut tidak kaku lagi, dan kemampuan berkomunikasi dan memberi respon meningkat.

The footflex

                                     
d.    Luncuran Gravitasi (The Gravitational glider)
Cara melakukan gerakan: Duduk di kursi dan silangkan kaki. Tundukkan badan dengan tangan ke depan bawah, buang napas waktu turun dan ambil napas waktu naik. Ulangi 3 x, kemudian ganti kaki.
Fungsinya : merelaksasikan daerah pinggang, pinggul dan sekitarnya, tubuh atas dan bawah bergerak sebagai satu kesatuan.


The Gravitational Glider



e.    Pasang kuda-Kuda (Grounder)
Cara melakukan gerakan : Mulai dengan kaki terbuka. Arahkan kaki kanan ke kanan, dan kaki kiri tetap lurus ke depan. Tekuk lutut kanan sambil buang napas, lalu ambil napas waktu lutut kanan diluruskan kembali. Pinggul ditarik ke atas. Gerakan ini untuk menguatkan otot pinggul (bisa dirasakan di kaki yang lurus) dan membantu kestabilan punggung. Ulangi 3x, kemudian ganti dengan kaki kiri.
Fungsinya : keseimbangan dan kestabilan lebih besar, konsentrasi dan perhatian meningkat, dan sikap lebih mantap dan relaks.
                                         

The grounder


3.    Dimensi Pemusatan

a.    Air (Water)
Air merupakan pembawa energi listrik yang sangat baik. Dua per tiga tubuh manusia terdiri dari air. Air dapat mengaktifkan otak untuk hubungan elektro kimiawi yang efisien antara otak dan sistem saraf, menyimpan, dan menggunakan kembali informasi secara efisien. Minum air yang cukup sangat bermanfaat sebelum menghadapi test atau kegiatan lain yang menimbulkan stress. Kebutuhan air adalah kira-kira 2 % dari berat badan per hari.
Fungsinya : konsentrasi meningkat (mengurangi kelelahan mental), melepaskan stres, meningkatkan konsentrasi dan keterampilan sosial, kemampuan bergerak dan berpartisipasi meningkat, koordinasi mental dan fisik meningkat (mengurangi berbagai kesulitan yang berhubungan dengan perubahan neurologis.


Minum air

             
                                 
b.    Sakelar Otak (Brain Buttons)
Cara melakukan gerakan : Sakelar otak (jaringan lunak di bawah tulang selangka di kiri dan kanan tulang dada), dipijat dengan satu tangan, sementara tangan yang lain memegang pusar.
 Fungsinya: keseimbangan tubuh kanan dan kiri, tingkat energi lebih baik, memperbaiki kerjasama kedua mata (bisa meringankan stres visual, juling atau panoangan yang terus-menerus), dan otot tengkuk dan bahu lebih relaks.
                                           

Brain buttons


c.    Tombol Bumi (Earth Buttons)
Cara melakukan gerakan : Letakkan dua jari dibawah bibir dan tangan yang lain  di pusar dengan jari menunjuk ke bawah. Ikutilah dengan mata satu garis dari lantai ke loteng dan kembali sambil bernapas dalam-dalam. Napaskan energi ke atas dan  ke tengah-tengah badan.
Fungsinya : kesiagaan mental (Mengurangi kelelahan mental), kepala tegak (tidak membungkuk), dan pasang kuda-kuda dan koordinasi seluruh tubuh.

Earth Buttons



d.    Tombol imbang (Balance Buttons)
Cara melakukan gerakan : Sentuhkan 2 jari ke belakang telinga, di lekukan tulang bawah tengkorak dan letakkan tangan satunya di pusar. Kepala sebaiknya lurus ke depan, sambil nafas dengan baik selama 1 menit. Kemudian sentuh belakang kuping yang lain.
Fungsinya : perasaan enak dan nyaman, mata, telinga, dan kepala lebih tegak lurus pada bahu, dan mengurangi fokus berlebihan pada sikap tubuh


Balance Buttons



e.    Tombol Angkasa (Space Buttons)
Cara melakukan gerakan : Letakkan 2 jari di atas bibir dan tangan lain pada tulang ekor selama 1 menit, nafaskan energi ke arah atas tulang punggung.
Fungsinya : kemampuan untuk relaks, kemampuan untuk duduk dengan nyaman, lamanya perhatian meningkat.

                               



f.     Pasang Telinga (The Tinking Cap)
Cara melakukan gerakan: Pijit daun telinga pelan-pelan, dari atas sampai ke bawah 3x sampai dengan 5x.
Fungsinya : energi dan nafas lebih baik, otot wajah, lidah dan rahang relaks, fokus perhatian meningkat, dan keseimbangan lebih baik.
                                                       

Add caption


g.   Kait relaks (Hook-Ups)
Cara melakukan gerakan : Pertama, letakkan kaki kiri di atas kaki kanan, dan tangan kiri di atas tangan kanan dengan posisi jempol ke bawa, jari-jari kedua tangan saling menggenggam, kemudian tarik kedua tangan ke arah pusat dan terus ke depan dada. Tutuplah mata dan pada saat menarik napas lidah ditempelkan di langit-langit mulut dan dilepaskan lagi pada saat menghembuskan napas. Tahap kedua, buka silangan kaki, dan ujung-ujung jari kedua tangan saling bersentuhan secara halus, di dada atau dipangkuan, sambil bernapas dalam 1 menit lagi.
Fungsinya : keseimbangan dan koordinasi meningkat, perasaan nyaman terhadap lingkungan sekitar (Mengurangi kepekaan yang berlebihan), dan pernafasan lebih dalam.

Hooks-Up



h.    Titik Positif (Positive Point)
Cara melakukan gerakan: Sentuhlah titik positif dengan kedua ujung jari tangan selama 30 detik sampai dengan 30 menit.
Fungsinya : mengaktifkan bagian depan otak guna menyeimbangkan stres yang berhubungan dengan ingatan tertentu, situasi, orang, tempat, dan ketrampilan, menghilangkan refleks.


Positive Point


Mari senam otak bersama putra-putri kesayangan..

Oktober 18, 2019 No komentar
Older Posts
  • Macam Gerakan Brain Gym Untuk Anak dan Dewasa
    Kenapa Penting Menjaga Otak ? “The brain is conceded to be the master organ of the body, the regulator of life, the source of human pro...

Mengenai Saya

Foto saya
Sudut Pandang Oky
Lihat profil lengkapku

About me

Seorang istri dan ibu muda yang sedang belajar dan ingin berbagi.

Follow Us

Labels

Aliran rasa Binar Bunda Sayang Cerdas Finansial Dongeng Family Project Fitrah Keimanan Fitrah Seksualitas Grab your imagination Grain Gym Healthylife Herbal Holistic ibu ilovemath Institut Ibu Profesional Kecantikan kelas batalyon Keluarga multimedia Kesehatan Komunikasi Produktif Lifestyle Literasi Makna Cerita Melatih kemandirian anak Memahami Gaya Belajar Anak Misi Asik Olahraga Parenting PAUD Pejuang Literasi prosa Sehat Semua Anak Adalah Bintang Sensory play Stimulasi Anak Suka Membaca Thik Creative TK

recent posts

Blog Archive

  • ▼  2022 (1)
    • ▼  Maret (1)
      • Review Pond’s Bright Beauty Triple Glow Serum dan ...
  • ►  2021 (1)
    • ►  September (1)
  • ►  2020 (56)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  April (6)
    • ►  Maret (9)
    • ►  Februari (16)
    • ►  Januari (24)
  • ►  2019 (156)
    • ►  Desember (17)
    • ►  November (23)
    • ►  Oktober (11)
    • ►  September (19)
    • ►  Agustus (16)
    • ►  Juli (17)
    • ►  Juni (17)
    • ►  Mei (10)
    • ►  April (20)
    • ►  Maret (5)
    • ►  Februari (1)
FOLLOW ME @INSTAGRAM

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates