Diberdayakan oleh Blogger.
  • Home
  • Beauty
  • Makna Cerita
  • Parenting
    • Komunikasi Produktif
    • Melatih Kemandirian Anak
    • Family Project
    • Gaya Belajar Anak
    • Stimulasi Anak Suka Membaca
    • ILoveMatch Parenting

SUDUT PANDANG OKY

Membaca materi dari Ayah Kholik membuat saya ingat dengan buku Fitrah Anak Laki-laki. Tanggung jawab kita sebagai oramg tua untuk menjaga fitrah anak.


Dari Q&A ini kita bisa belajar dari permasalahan yang dialami orang lain dengan menyimak jawaban dari Ayah Kholik praktisi Fitrah Based On Education.


Yuk simak !



Pertanyaan Kulwap
Menumbuhkan Fitrah Keimanan dari Rumah


1. Bagimana cara menjelaskan akidah kepada anak-anak supaya mereka lebih mudah memahami? Akidah apa saja yang  dijelaskan menyesuaikan umur anak? 


Jawaban :


Menjelaskan tentang Aqidah ke anak-anak itu dengan mahabbah atau cinta.
Pahamkan bahwa kita itu makhluk Alloh yang harus mencintaiNya dengan beberapa contoh cara :

Umur 0-7 tahun
- peluk anak-anak kita  ketika mendengar adzan, pahamkan ke mereka bahwa suara adzan yang indah itu panggilan Alloh untuk kita melaksanakan Sholat.

- ketika ada hujan besar seorang ayah mengajak anak-anaknya hujan2an dan pahamkan bahwa hujan adalah rahmat dari Alloh

- ketika ada fenomena alam setelah hujan kadang muncul pelangi maka orang tua bisa menyanyikan ke anak lagu pelangi, dan menjelaskan bahwa pelangi yang indah itu ciptaan Alloh yang maha indah.

- Ajak anak-anak ke masjid untuk sholat jama'ah dan pahamkan bahwa di masjid itu suasana untuk beribadah itu sangat indah

Ke anak umur 7-10 tahun


- Mulai di pahamkan bahwa sholat itu wajib dan dorong untuk melaksanakan sholat 5 waktu

- ajak anak-anak berkegiatan outdoor, baik camping atau naik gunung dan perkenalkan keindahan alam itu cipatan Alloh, ajarkan kemandirian dan perkenalkan cara ritual ibadah ketika menjadi musyafir
- ajak anak tadabur surat Alfatihah, An-nas, Al-Falaq dan Al-Ikhlas
- dll



2. Cara menasehati anak yg kdg blm ngerti menghargai ortu...misal minta di beliin barang tp  kurang nerima? 


Jawaban :

- umur berapa bunda ?
Kalau masih di bawah 7 tahun orang tua yang harus bersabar memahamkan ke anak untuk bisa menghargai pemberian orang lain. Dan harus di pahami kita sbg ortu bahwa psikologis anak-anak di bawah 7 tahun itu masa negativistik.


Kalau anaknya di atas 7 tahun mulai pahamkan dengan di ajak diskusi karena anak 7 - 10 tahun itu sudah mulai masuk fase pre aqil baligh 1 dimana harus mulai di pahamkan dengan adab dan syariat.


3. a. Pada usia 0-7 tahun bagaimana konkretnya kita menumbuhkan cinta kepada Allah.

b. Pada anak usia 5 tahun, sudah tepatkah hal yang saya lakukan?

Misal

Kalau mau apa-apa, mintanya sama Allah. Misal mau mainan atau ingin ke tempat yang disukai, saya katakan: "Memang sudah berdoa sama Allah?" 
Tepatkah perkataan saya ini?
Termasuk misal melarang sesuatu, "Nggak boleh gitu, nanti Allah marah loh! Mau Allah marah?"
Sudah tepatkah cara yang saya lakukan? Atau ada cara yang lebih baik?


Jawaban :


Menjelaskan tentang Aqidah ke anak-anak itu dengan mahabbah atau cinta.
Pahamkan bahwa kita itu makhluk Alloh yang harus mencintaiNya dengan beberapa contoh cara :

Umur 0-7 tahun
- peluk anak-anak kita  ketika mendengar adzan, pahamkan ke mereka bahwa suara adzan yang indah itu panggilan Alloh untuk kita melaksanakan Sholat.

Ajak tadabur alam

- ketika ada hujan besar seorang ayah mengajak anak-anaknya hujan2an dan pahamkan bahwa hujan adalah rahmat dari Alloh

- ketika ada fenomena alam setelah hujan kadang muncul pelangi maka orang tua bisa menyanyikan ke anak lagu pelangi, dan menjelaskan bahwa pelangi yang indah itu ciptaan Alloh yang maha indah.

- Ajak anak-anak ke masjid untuk sholat jama'ah dan pahamkan bahwa di masjid itu suasana untuk beribadah itu sangat indah


Ajak tadabur surat pendek Al Fatihah, Annas, Al Falaq dan Al Ikhlas.

Untuk masalah meminta kepada Alloh in syaa Alloh sudah tepat, tapi untuk melarang hindari kalimat *Alloh nanti marah* karena nanti akan menghilangkan konsep *Arrahman Arrahimnya* Alloh pada sang anak.

Pada dasarnya hal-hal yang di lakukan anak selama tidak melanggar syariat, tidak membahayakan nyawa, tidak membahayakan kehormatan dan harta benda usahakan jangan ada *"pelarangan"* tapi jaga dari hal-hal yang mudharat.🙏


4. Apabila pendidikan iman pada saat sebelum 7 thn, belum kokoh, apa yang harus orang tua lakukan pada periode ini?


Jawaban :


- kasih teladan ke anak, dengan mengajak anak berjama'ah ke masjid, ajak berkegiatan outdoor seperti camping atau kalau memungkinkan ajak anaknya naik gunung belajar ayat-ayat kauniyah lewat alam bebas dan pahamkan keindahan dan ibadah ketika ada rukhsoh


Kondisi seperti ini sangat memerlukan keterlibatan sosok ayah.🙏



Ini sebagian Q&A yang sudah dijawab Ayah Kholik, masih ada Q&A yang akan dijawab.

Stay tuned yak !


November 10, 2019 No komentar


INDIKATOR KEBERADAAN IMAN :


Setelah 12 tahun anak akan mempunyai motivasi beragama dan merasa Allah sebagai tempat bergantung.

Spontanitas adalah bentuk ekspresi keimanan dan merasa Islam sebagai rujukan hidup.




PENDIDIKAN IMAN PRA LATIH (0-7 tahun)


0-7 tahun adalah masa emas dalm membangun fitrah iman, maka  tumbuhkan fitrah iman anak-anak kita ini dengan imajinasi, fantasi dan jreasi, menggunakan medium bercerita, bermain, bernyanyi dan menggambar serta melihat tauladan rumah tangga yang beriman dari ayah bundanya.







PENDIDKAN IMAN PERIODE LATIH (7-12tahun)


Periode ini adalah periode penalaran kongkret, mulai banyak bertanya dan minta bukti, Allah sebagai argunmen ketika melakukan sesuatu, anak-anak diperiode ini juga mulai eksplorasi alam dan dirinya.





CARA MENUMBUHKAN IMAN ANAK


Melalui keteladanan yaitu pelaksanan ibadah serta kebaikan orang tuanya

Melalui contoh dengan memerintahkan anak-anaknya untuk melaksanakan ritual ibadah dan kebaikan
Melalui cerita dan kisah, sirah nabawiyah , kisah sahabat dan tokoh-tokoh Islam masa lalu

Lewat lagu, bermain dan berkreasi

Melalui petualangan dan penjelasan dari orang tuanya

Sholat sebagai indikator iman

Demikian materi yang saat ini bisa saya sampaikan, mohon maaf kalau ada kehilafan, semoga bermanfaat.



Materi kulwap dari Ayah Kholik selesai dipostingan ini. Postingan selanjutnya nanti seputar tanya jawabnya. Tunggu ya !

Next aku mau cerita tentang cara menumbuhkan fitrah keimanan dalam diri si kecil.






November 09, 2019 No komentar




MENDIDIK IMAN ANAK


Membangun ketauhidan

Rububiyatullah

Alloh sebagai subjek karena Alloh adalah sang maha pencipta, pemelihara dan pemilik,  seperti yang tercantup pada surat Al fatihah (1)

Segala puji bagi Alloh Tuhan semesta Alam

Uluhiyatullah

Alloh Seabagai objek, yang kita sembah, yang kita cintai dan yang kita mintai pertolongan
Alloh sebagai ilah

Esensi keimanan adalah syahadat uluhiyah

Ilah = suatu yang penting dan dipentingkan manusia sehingga rela di dominasi olehnya




MEMBANGUN MAHABATULLAH


Sifat Utama Alloh adalah Arrahman Arrahim,  sehingga ketika kita membangun fitrah iman anak itu harus dengan mahabbah atau cinta aplikasi dari Arrahman Arrahim, bukan mengajarkan iman dengan doktrinal dan pembiasaan, karena ketika kita membangun fitrah iman dengan mahabbah maka anak-anak dalam fitrah perkembangan selanjutnya akan melaksanakan syariat dengan cinta, bukan karena pembiasaan, namun karena membiasakan diri.

Sebagai orang tua sudah seharusnya ketika  melakukan sesuatu dalam mengawali selalu dengan Bismillah dan mengakhirinya dengan khamdalah, sehingga anak akan melihat  dan meneladaninya

Selain itu selalu berbaik sangka dan optimis kepada Alloh, jangan menanamkan ketakutan kepada Alloh sehingga yang terjadi kita selalu berburuk sangka kepada Alloh contoh :

- Kalau tidak sholat aku dihukum

- Kalau tidak puasa aku dihukum

- Kalau tidak sedekah aku dihukum

- dll

Selalu bersyukur dalam menerima segala sesuatu dalam kesehariannya, karena dengan semakin banyak rasa bersyukur pada Alloh maka akan lahir anak-anak yang cinta kepada Alloh.

Permudahlah pemahaman dalam syariat  ibadah, jangan mempersulit hal-hal yang terlihat dipermukaan yang akhirnya membuat anak ogah-ogahan dalam beribadah,  kabarkan  kegembiraan dalam membangkitkan fitrah iman, bukan dengan ancaman atau ketakutan sehingga anak akan tumbuh fitrah imannya dengan cinta, karena dengan cinta inilah akan lahir taqwa.

Apa itu taqwa?

Melaksanakan perintah Alloh dan meninggalkan larangan Alloh.

Tolong jangan di ajarkan dengan cara terbalik, melarang terlebih dahulu baru diminta melaksanakan, sehingga yang timbul adalah takut kepada Alloh bukan cinta kepada Alloh, sehingga kemudian yang terjadi pada perkembangannya anak-anak kita melakukan ritualitas tanpa spritualitas.

Selanjutnya bagi orang tua tidak berputus asa dari rahmat Alloh.




MENDEKATKAN DIRI PADA ALLAH


Dalam membangun fitrah iman, ajarkan anak-anak kita mendekatkan diri pada Allah, dengan menghilangkan sekat-sekat yang membuat anak-anak tidak dekat dengan Alloh, misalnya hal yang normatif, tatacara, ancaman dll, karena pada dasarnya hubungan manusia dengan alloh itu adalah hubungan meminta dan memohon, sehingga pra syarat untuk kita meminta segala sesuatu harus dekat (akrab)  terlebih dahulu seperti yang tercantum pada surat alfatihah  (4):

Iyya kana’budu wa iyya kanasta’iin 

Yang artinya :
"Hanya kepadaMu lah kami menyembah dan hanya kepadaMu lah kami mohon pertolongan" (Q.S Al Fatihah.4)

Allah akan sangat senang di dekati hambaNya, Sehingga dengan mendekat (taqorrub) pada Allah anak akan timbul rasa cintanya kepada Allah,dan itulah aplikasi dari taqwa yang sesungguhnya.

Selanjutnya akan diaplikasikan dengan sholat, karena sholat itu adalah bentuk dari memohon dan meminta kepada Allah.



Lanjutannya bisa baca di postingan selanjutnya 



November 09, 2019 No komentar


Assalamu ‘alaikum Warahmatullah wabarokaatuh..

Mari kita mulai dengan membaca surat Al fatihah bersama-sama.....

Li ridlo ilahi wa li syafa’ati  rosulillahi al fatihah
........
Alkhamdulillah, hari ini kita  bisa bertemu dan berinteraksi di kulwap Parenting Rayya Creativa Bersama Ayah Kholik, namun sebelum kita berlanjut ke materi kulwap alangkah lebih baiknya kita haturkan sholawat dan salam kepada junjungan kita Rasulullah Muhammad SAW, yang telah mebawa kita dari peradaban jahiliyah ke peradaban yang lebih baik.

Kali ini kita akan belajar bersama tentang 

 “Menumbuhkan Fitrah Iman Di Rumah”








MANUSIA TERLAHIR BERIMAN

Pada dasarnya manusia itu di lahirkan sudah dalam kondisi beriman , artinya secara iman sudah mengaku bahwa kita lahir sebagai muslim, seperti yang tertuang dalam hadist 
Yang artinya 
“ Setiap anak yang lahirdilahirkan di atas fitrah,  maka kedua orang tuanya lah yang menjadikan yahudi, majusi dan nasrani” (HR.Bukhari Muslim) 
Jadi fitrahnya anak-anak itu lahr sudah dalam kondisi beriman  karena sejatinya alloh telah Syahadatkan manusia di alam ruh, dan ketika dalam tumbuh kembangnya ternyata berubah aqidahnya itu karena fitrahnya telah di “hilangkan” oleh orang tuanya.
Sejatinya menumbuhkan fitrah iman itu lebih mudah karena tinggal menjaga, merawat dan memelihara fitrahnya.
Sebelum kita menumbuhkan fitrah iman ke anak-anak kita alangkah lebih baiknya kita memahami apa itu iman?

Secara generik iman itu sama dengan percaya
Kalau dalam bahasa Inggris kita bisa melihat perbedaan 
Believe : percaya berdasarkan pengetahuan berdasarkan info dan argumen
Trust : Percaya berdasarkan pengalaman
Faith : iman 
Iman adalah : meyakini dalam hati, menyatakan dengan lisan dan mengamalkan dengan perbuatan.





AQIDAH SEBELUM SYARIAT

Kebanyakan dari kita melihat dan  merasa bahwa kalau sudah melaksanakan ritual ibadah sudah di anggap beriman, namun sering terlihat anomali, kenapa orang yang rajin beribadah sholat, puasa dan ritual-ritual kegamaan  malah melakukan hal-hal yang bertentangan dengan agama?

Contohnya :
- Rajin melakukan ritual  ibadah tapi senang meng ghibah tetangga

- Rajin melakukan ritual ibadah tapi melakukan korupsi

- Rajin melakukan ritual ibadah namun masih suka sombong dan dengki 

- Dan lain-lain

Kenapa bisa terjadi hal seperti itu? 

Karena kita hanya melakukan syariat saja tanpa didasari aqidah, kita melakukan ritual ibadah hanya karena pembiasaan dari kecil tanpa adanya mahabbah ke Allah.

Aqidah adalah percaya adanya Alloh, malaikat dan hal-hal ghaib lainnya
Nah aqidah inilah yang harus di pahamkan ke anak- anak sebelum di ajarkan Syariat



Lanjutannya bisa baca di postingan berikutnya.




November 09, 2019 No komentar
Older Posts
  • Macam Gerakan Brain Gym Untuk Anak dan Dewasa
    Kenapa Penting Menjaga Otak ? “The brain is conceded to be the master organ of the body, the regulator of life, the source of human pro...

Mengenai Saya

Foto saya
Sudut Pandang Oky
Lihat profil lengkapku

About me

Seorang istri dan ibu muda yang sedang belajar dan ingin berbagi.

Follow Us

Labels

Aliran rasa Binar Bunda Sayang Cerdas Finansial Dongeng Family Project Fitrah Keimanan Fitrah Seksualitas Grab your imagination Grain Gym Healthylife Herbal Holistic ibu ilovemath Institut Ibu Profesional Kecantikan kelas batalyon Keluarga multimedia Kesehatan Komunikasi Produktif Lifestyle Literasi Makna Cerita Melatih kemandirian anak Memahami Gaya Belajar Anak Misi Asik Olahraga Parenting PAUD Pejuang Literasi prosa Sehat Semua Anak Adalah Bintang Sensory play Stimulasi Anak Suka Membaca Thik Creative TK

recent posts

Blog Archive

  • ▼  2022 (1)
    • ▼  Maret (1)
      • Review Pond’s Bright Beauty Triple Glow Serum dan ...
  • ►  2021 (1)
    • ►  September (1)
  • ►  2020 (56)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  April (6)
    • ►  Maret (9)
    • ►  Februari (16)
    • ►  Januari (24)
  • ►  2019 (156)
    • ►  Desember (17)
    • ►  November (23)
    • ►  Oktober (11)
    • ►  September (19)
    • ►  Agustus (16)
    • ►  Juli (17)
    • ►  Juni (17)
    • ►  Mei (10)
    • ►  April (20)
    • ►  Maret (5)
    • ►  Februari (1)
FOLLOW ME @INSTAGRAM

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates