Diberdayakan oleh Blogger.
  • Home
  • Beauty
  • Makna Cerita
  • Parenting
    • Komunikasi Produktif
    • Melatih Kemandirian Anak
    • Family Project
    • Gaya Belajar Anak
    • Stimulasi Anak Suka Membaca
    • ILoveMatch Parenting

SUDUT PANDANG OKY

Belajar Dari Pengalaman



Pengalaman hidup seseorang merupakan guru terbaik. Membaca tulisan "kejahatan seksual" membawa saya kepada memori tempo dulu. Kenangan kelam nan menakutkan tak mudah dikubur dari ingatan. Dari situlah saya berusaha belajar dari pengalaman sendiri supaya tidak terulang pada generasi penerus.


Apa yang saya pelajari? Selama kurang lebih dua pekan ini tidak hanya buku, jurnal, namun saya belajar dari pengalaman pribadi dan teman-teman kemudian instropeksi diri. Belajar bagaimana menerapkan pondasi fitrah seksualitas pada anak.



"Sejatinya, belajar adalah proses dimana seseorang merubah pola pikir dan tingkah lakunya supaya menjadi lebih baik dari sebelumnya."



Fitrah Seksualitas 


Mengutip dari review tantangan kelas bunsay, bahwa Fitrah Mendidik Seksualitas adalah merawat, membangkitkan dan menumbuhkan fitrah sesuai gendernya, yaitu bagaimana seorang lelaki berfikir, bersikap, bertindak, merasa sebagaimana lelaki. Demikian juga bagaimana seorang perempuan berfikir, bersikap, bertindak, merasa sebagai seorang perempuan.



Di sesi level 11 ini kita melihat berbagai macam ilmu yang disampaikan dari masing-masing kelompok seputar apa itu fitrah seksualitas, bagaimana cara membangkitkannya dan menumbuhkan fitrah tersebut sesuai jalannya. Yang sudah saya bahas di artikel sebelumnya.






Secara garis besar ada beberapa prinsip yang bisa kita simpulkan yaitu :

Prinsip 1 : Fitrah Seksualitas memerlukan kehadiran, kedekatan, kelekatan Ayah dan Ibu secara utuh dan seimbang sejak anak lahir sampai usia aqilbaligh (15 tahun).

Prinsip 2 : Ayah berperan memberikan Suplai Maskulinitas dan Ibu berperan memberikan Suplai Femininitas secara seimbang. Anak lelaki memerlukan 75% suplai maskulinitas dan 25% suplai feminitas. Anak perempuan memerlukan suplai femininitas 75% dan suplai maskulinitas 25%.

Prinsip 3 : Mendidik Fitrah seksualitas sehingga tumbuh indah paripurna akan berujung kepada tercapainya Peran Keayahan Sejati bagi anak lelaki dan Peran Keibuan sejati bagi anak perempuan. Buahnya berupa adab mulia kepada pasangan dan anak keturunan.



Siapa Saja Yang BerTanggungjawab?



Orang tua



seksualitas
Peran orang tua


Peran orang tua merupakan bagian utama yang menguatkan fitrah seksualitas anak. Pondasi internal yang dibangun di dalam rumah. Untuk menjaga anak dan diri sendiri dari kejahatan seksual diperlukan juga menciptakan kondisi eksternal.



Menguatkan pondasi internal bisa dengan fun sex education yang sesuai dengan usia anak.



Gambar di atas merupakan tahapan edukasi seksualitas bagi anak yang dilakukan oleh orang tua di rumah sesuai perannya. Peran Ibu sebagai penyuplai feminisme dan Ayah penyuplai maskulinitas.


Dalam dua pekan terakhir ini hanya banyak mengenalkan pada anak tentang nama alat kelamin dan bedanya laki dan perempuan.


Sekolah


Sekolah merupakan lingkuangan kedua setelah keluarga yang terdiri dari dari guru, siswa, konselor, asministratif yang hidup bersama melakukan pendidikan seksualitas secara teratur dan dan terencana dengan baik. Mencari sekolah yang pendidiknya mempunyai integritas tinggi pada dunia pendidikan supaya anak berada pada lingkungam sekolah yang aman.



Masyarakat


Lingkungan ketiga yang sangat berperan terhadap fitrah seksualitas anak. Fitrah anak bisa cedera jika mereka bersama dengan teman yang salah. Orang tua perlu tau siapa saja teman anak kita dan menerapkan zonasi pertemanan. 


Zona hijau untuk anak dan orang tua yang memahami parenting menjaga fitrah anak, baik perilakunya boleh bermain ke dalam rumahnya namun bukan masuk kamar tidur. Zona kuning merupakan anak sedikit nakal namun orang tua masih mau menasehati dan menerima kritik, anak boleh main di halaman rumah saja. Zona merah untuk anak yang nakal dan orang tua cuek, anak kita sebaiknya tidak bermain dengan mereka.


Masyarakat juga harus tau sikap seperti apa jika melihat kejahatan seksual di depan mata. Masyarkat perlu menerima edukasi seputar seksualitas anak yang kini sudah digerakkan melalui perkumpulan ibu PKK di RT.



Pemerintah


Hak dan kewajiban pemerintah membuat program trobosan untuk mengatasai kejahatan seksual yang semakin meningkat. Kita perlu memilih anggota dewan yang bisa menyuarakan kepeduliannya tentang pendidikan sek. Bekerjasama dengan memerintah dalam program selaras yang sudah dibuat oleh pemerintah.


Sudah sepatutnya kita sebagai pribadi, orang tua, dan masyarakat lebih peduli dengan pendidikan seksualitas anak supaya mental anak tidak rusak oleh hawa nafsu. Rasullulah dan keluarga Luqman sebaiknya teladan dalam pengasuhan anak. Semoga generasi penerus kita selalu dalam perlindungan Allah dan berkepribadian baik serta terhindar dari tindak kejahatan.






Maret 12, 2020 No komentar


Anak tentu saja penasaran. Mereka ingin tahu tentang dunia di sekitar mereka. Dan bahkan jika mereka tidak menanyakan pertanyaan spesifik, ada pelajaran yang mudah dibicarakan dengan anak kecil.

Di bawah ini adalah 7 konsep utama yang kami sarankan untuk dibicarakan dengan anak usia prasekolah.

1. Allah menciptakan kamu.

Salah satu pelajaran paling mendasar adalah kita memiliki Pencipta. Allah atau Tuhan menciptakan semua hal. Bersumber dari Al Quran adalah cara sempurna untuk memperkenalkan topik ini. Buku anak seputar siapa penciptamu juga dijadikan media pembelajaran.

2. Allah menciptakan laki-laki dan perempuan.
Ini juga mungkin pelajaran yang muncul jika kita secara teratur membaca kisah Nabi pada anak-anak. Ketika Tuhan menciptakan manusia, pertama-tama dia menciptakan Adam dan kemudian dia menciptakan Hawa. Luangkan waktu berbicara tentang jenis kelamin dan gender pada anak-anak. Siapa yang kamu kenal berjenis kelamin laki-laki? Siapa yang kamu kenal berjenis kelamin perempuan?

3. Pria dan wanita memiliki bagian tubuh yang berbeda.
Meskipun pengidentifikasi utama yang akan digunakan anak-anak untuk membedakan pria dan wanita adalah penampilan luar mereka, penting agar pelajaran ini pada akhirnya disentuh. Ini adalah pelajaran yang dipelajari putra saya yang berusia 3 tahun pada hari itu ketika kami di kamar mandi.

4. Nama bagian tubuh yang benar.
Ketika saya membicarakan pada suami tentang menggunakan kata "penis" untuk menyebut alat kelamin anak, dia terkejut dan heran.

Saya jelas memang cara mengajarkan anak yang baik dengan tidak mengganti namanya. Sebut saja nama sebenarnya tanpa ragu.


Sementara saya menemukan bahwa rasa malu dan marah terhadap anak-anak menggunakan bagian tubuh yang benar, pada umumnya, berasal dari generasi yang lebih tua, masih ada beberapa generasi saya yang tidak dapat mengerti berbicara dengan anak-anak mereka dan memberi tahu mereka apa bagian tubuh mereka yang benar dipanggil.

Saya mengajak untuk mulai memberi tahu pada anak dengan terminologi yang benar sekarang. Anak-anak perlu tahu bahwa anak laki-laki memiliki penis dan buah zakar. Anak-anak perlu tahu bahwa anak perempuan memiliki vulva dan vagina. Ketika anak-anak membaringkan kepala dipangkuan dan bertanya apa tonjolan yang enak di dada kita, jangan ragu mengatakan kepada mereka bahwa itu adalah payudara.

Ini semua adalah kata-kata normal yang membantu kita berkomunikasi.

Ketika mulai melakukan lebih banyak pembicaraan ketika anak-anak Anda bertambah besar, itu akan jauh lebih mudah dan tidak memalukan bagi orang tua dan anak jika mereka sudah mengetahui beberapa terminologi. Kami tidak ingin anak-anak kami memiliki stigma negatif atau merasa malu atas bagian-bagian tubuh. Jika kita mengeluarkan getaran bahwa ini adalah kata-kata kotor atau memalukan, anak-anak kita akan menerimanya.

Selain itu, anak-anak harus dapat mengidentifikasi menggunakan bahasa yang benar jika bagian-bagian tertentu terluka atau jika mereka disentuh secara tidak tepat.

Memiliki bahasa yang benar membuat komunikasi menjadi akurat. Sama sekali tidak ada yang perlu dipermalukan.


5. Bayi memiliki ibu dan ayah.
Dibutuhkan ibu dan ayah untuk menghasilkan bayi. Bahkan jika kedua orang tua tidak berada di rumah, anak-anak perlu tahu bahwa dibutuhkan kedua jenis kelamin untuk membuat bayi.

6. Bagian pribadi kita harus dirahasiakan.
Mengajarkan anak untuk menutup aurot dan kebiasaan berlari sambil telanjang ketika masih anak-anak itu tidak lucu.

Tidak selalu tepat untuk telanjang. Bahkan, sebagian besar waktu, untuk ketidaksenangan mereka, mereka harus mengenakan pakaian dan menjaga bagian pribadi mereka tertutup.

7.Anak selalu dapat mengajukan pertanyaan pada ibu dan ayah.
Jangan biarkan mereka lupa bahwa kita orangtuanya selalu tersedia dan bersedia menjawab pertanyaan mereka!



Sumber :

Trisa Gilkerson.https://pin.it/55Zdj04


Maret 04, 2020 No komentar



Kelekatan Anak dengan Ayahnya sebaiknya berlangsung sejak ia terlahir ke dunia hingga mendapatkan pasangan hidup. Ayah sangat berperan penting membentuk kematangan mental anak. Ayah seorang figur keteladanan bagi anak.


Setiap jenjang usia anak memberikan dampak yang berbeda bagi perkembangan psikologis anak. Lalu, seperti apa saja peran Ayah pada Anaknya?





Indonesia masih berada di peringkat 3 Fatherless, jadi peran ayah di Indonesia dalam pengasuhan anak masih sangat rendah. Mari simak lagi peran apa saja sih yang bisa Ayah berikan buat buah hati ?





Beberapa peran Ayah yang sudah dirangkum oleh kelompok kelas bunsay ini bisa kita jadikan referensi. Bahwa tugas Ayah mendidik anak dan istrinya itu sama pentingnya dengan mencari nafkah. Ayah terlahir sudah dibekali oleh Allah tulang rusuk yang lebih banyak dari istrinya. Bisa diartikan Ayah lebih kuat dari istri, maka kekuatan Ayah bisa digunakan untuk memwujudkan perannya sebagai pendidik peradaban keluarganya. Materi lebih konplitnya bisa baca di sini.




Maret 03, 2020 No komentar




Privat dan Rasa Malu Ketika Berganti Baju



Adab Berpakaian
Adab Berpakaian
Source Pinterest



"Tutup Pintunya !"


Ketika saya berganti pakaian di dalam kamar dan suami masuk. Saya mengusahakan untuk tidak berganti baju di depan anak. Memang dia masih kecil, belum mengenal apa itu aurot, namun yang menjadi tujuan saya memahamkan rasa malu padanya.


Rasa malu harus dimiliki oleh semua orang untuk melindungi tubuhnya. Ketika saya membuka baju di dalam kamar dengan pintu tertutup, artinya kegiatan itu adalah privat. Dan saya akan usahakan Abhi berganti pakaian pun berada di dalam kamar.



Adab Umum Dalam Berpakaian


Fungsi baju selain melindungi tubuh dari kuman adalah sebagai penutup aurot bagi seorang muslim. Jadi sedini mungkin saya ajarkan Abhi bagaimana memakai baju yang baik dan benar.

1. Gunakan pakaian yang halal
Hendaknya pakaian yang digunakan halal bahannya, juga halal cara mendapatkannya serta halal harta yang digunakan untuk mendapatkan pakaian tersebut.

"Baju ini yang beliin siapa Bhi?"

"Bapak ya, Bapak kerja dapat uang buat beli baju."

Dialog yang sering saya sampaikan pada Abhi. Baju yang dia pakai berasal dari beli di toko dengan uang Bapak dan hadiah dari sanak saudara yang insyaAllah halal bukan barang curian.


2. Tidak menyerupai lawan jenis

Tidak diperbolehkan menyerupai lawan jenis dalam bertingkah-laku, berkata-kata, dan dalam semua perkara demikian juga dalam hal berpakaian. Laki-laki tidak boleh menyerupai wanita, demikian juga sebaliknya.

"Pakai baju, celana, Abhi nggak pakai rok, gelang."


3. Memulai dari sebelah kanan

Hendaknya memulai memakai pakaian dari sebelah kanan.

"Tangan kanan dulu, baru yang kiri."

"Kaki kanan dulu, baru yang kiri."


6. Doa memakai pakaian

Hendaknya ketika memakai pakaian membaca doa.

"Bismillahi." Ketika memakai baju atau celana.


7. Di dalam kamar

Berpakaian di dalam tempat tertutup.

"Ayo masuk kamar, pakai baju di dalam kamar."



Sumber :

Purnama.Yulian.2019.https://muslim.or.id/47057-adab-adab-berpakaian-bagi-muslim-dan-muslimah.html

Maret 02, 2020 No komentar
Sampai sekarang saya masih belum berani melepas Si kecil bermain ke rumah tetangga sendirian. Kemanapun dia pergi masih dalam pengawasan orang terdekat, baik saya atau eyang. Banyak tindak kejahatan terhadapan anak yang menjadi alasan terbesar saya.



Pelecehanan kekerasan seksual terhadap anak di Tanah Air meningkat 100 persen.
Catatan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyebutkan, angka korban pelecehan seksual terhadap anak semakin tinggi setiap tahun dan modus pelecehan seksual semakin beragam dan aneh. Hal-hal yang tak terduga dapat terjadi. Selain kemajuan teknologi dan kurangnya pengetahuan orangtua dalam mengasuh dan mendidik anaknya, lingkungan pergaulan juga menjadi penyebabnya.


 Ruang Lingkup Lingkungan 



Peran serta masyarakat dan keluarga sangat perlu untuk mencegah sedini mungkin terjadinya tindak kejahatan seksual terhadap anak. Peran keluarga juga harus bersinergi dengan masyarakat, sekolah dan perintah.




Peran Lingkungan Untuk Mencegah Kejahatan Seks


Orang Tua

Langkah preventif yang bisa orang tua lakukan menguatkan fitrah seksualitas anak dengan fun sex education. Cara ampuh ini cukup ampuh untuk menguatkan pondasi internal sebagai penjagaan diri dari kejahatan seksual.




Masyarakat

Kasus kekerasan seksual ringan sampai berat yang cenderung meningkat dari waktu ke waktu. Masyarakat pun harus pro aktif memeranginya. Ada beberapa langkah yang sudah dirancang oleh badan terkait seperti Program Selaras dari KPAI. Seperti apa programnya ?





Pemerintah




Seperti yang sudah diusulkan untuk test kejiwaan pagi calon pendidik di sekolah-sekolah. Bahwasanya dalam beberapa tahun ini sekolah seperti sarang kejahatan seksual yang melibatkan guru sebagai pelaku dan siswa sebagi korban. Pemerintah seyogyanya mengambil langkah cepat untuk menyaring tenaga pendidik yang berjiwa sehat untuk meminimalisir kejadian tak menyenangkan ini.


Tindakan Ketika Terjadi Kejahatan Seksual



Kecewa, marah perasaan yang dialami keluarga korban, bersama perasaan tak mengenakkan ini keluarga korban harus berjuang untuk mendapatkan perlindungan hukum dan menghilangkan trauma. Langkah-langkah atau tindakan apa saja yang bisa dilakukan bisa lihat di bawah ini.




Masyarakat dan pemerintah harus melibatkan diri dalam upaya memberikan perlindungan pada korban dan menghukum pelakunya.




Pemerintah di bawah dinas sosial dapat memberikan rehabilitasi pada korban dan pelaku dengan tujuan tidak mengulangi perbuatan yang merugikan orang lain lagi.




Sikap Ketika Melihat Kejahatan Seksual





Jika Orang Dekat Menjadi Pelaku Kejahatan Seksual






 Lalu, peran seperti apa yang bisa kita lakukan ?


Kita bisa berperan aktif mendukung lembaga on profit yang berkecimbung dibidang perlindungan. Seperti komnas perempuan, komnas anak dan aktifis sosial lainnya yang sudah giat mengkampanyekan hidup sehat tanpa melakukan penyimpangan seksual yang bisa berujung pada kejahatan seksual. Mendidik putra-putri dengan memberikan pelajaran seksual sejak dini. Memanfaatkan medi sosial sebagai sarana membagikan pada teman dan masyakarat pada umumnya info-info edukasi yang benar seputar seks pada anak.



Sumber :


ISK.2016.http://www.cakrawalanews.co.id/artikel/406/Peran-Masyarakat-Cegah-Tindak-Kejahatan-Seksual-Terhadap-Anak/


Maret 01, 2020 No komentar
Bicara tentang penyimpangan seksual di sekitar kita, mari kita pahami dulu pengertian seks itu sendiri.






Menurut website Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia(PKBI) Daerah Istimewa Jogjakarta, telah dijelaskan pengertingan seks dan seskualitas.


Seks adalah perbedaan badani atau biologis perempuan dan laki-laki, yang sering disebut jenis kelamin (Ing: sex).


Sedangkan seksualitas menyangkut berbagai dimensi yang sangat luas, yaitu dimensi biologis, sosial, psikologis, dan kultural.


Seksualitas dari dimensi biologis berkaitan dengan organ reproduksi dan alat kelamin, termasuk bagaimana menjaga kesehatan dan memfungsikan secara optimal organ reproduksi dan dorongan seksual.



Seksualitas dari dimensi psikologis erat kaitannya dengan bagaimana menjalankan fungsi sebagai makhluk seksual, identitas peran atau jenis, serta bagaimana dinamika aspek-aspek psikologis (kognisi, emosi, motivasi, perilaku) terhadap seksualitas itu sendiri



Dari dimensi sosial, seksualitas dilihat pada bagaimana seksualitas muncul dalam hubungan antar manusia, bagaimana pengaruh lingkungan dalam membentuk pandangan tentang seksualitas yang akhirnya membentuk perilaku seksual.



Dimensi kultural menunjukkan perilaku seks menjadi bagian dari budaya yang ada di masyarakat


Dorongan Seksual



Ketika mendengar kalimat dorongan seksual, maka otak sering mencerna bentuk perilaku yang negatif atau acap kali dikaitkan dengan tindak penyimpangan seksual. Dorongan seksual akan muncul dari dalam diri seseorang yang telah mengincak pubertas. Jadi tidak ada yang salah dari hasrat seksualnya ini karena bersifat natural. Sedang penyimpangan seksual bisa terjadi jika dorongan seksual muncul dan penyalurannya tidak tepat.


Perilaku Seksual


Menurut PKBI, Perilaku seksual merupakan perilaku yang didasari oleh dorongan seksual atau kegiatan untuk mendapatkan kesenangan organ seksual melalui berbagai perilaku.



Penyimpangan Seksual


Menurut Fitriyani, Penyimpangan seksual memang bisa diartikan sebagai kelainan yang membuat penderitanya melakukan hal di luar batas kewajaran demi mendapat kepuasan.

Kelainan ini bisa jadi dilakukan hanya dengan dirinya sendiri dan tak melibatkan orang lain, dalam hal ini pasangannya. Yang mengerikan, kelainan seksual ini terkadang sampai bisa membuat pelakunya melakukan hal yang merugikan orang lain.


Faktor Penyebab Penyimpangan Seksual


Menurut presentasi kelompok 3 dari kelas bunsay, ada beberapa faktor yang memegang peranan dalam menyebabkan penyimlangan seksual.


Macam-macam Penyimpangan Seksual






Pencegahan Penyimpangan Seksual Dari Segi Islam




Mejauhi Rangsangan Seks


 Tindakan homoseks tentu lahir dari gejolak dan dorongan yang bersifat instingtif atau gharizah. Gejolak ini timbul karena ada rangsangan. Untuk itu cara mencegah aktivitas seks menyimpang tersebut adalah dengan menjauhi dan menghilangkan rangsangan-rangsangan terkait dengannya.


Mengenalkan hal kecil yang dapat membangkitkan hasrat seksual yang diawali dari hal-hal sederhana kontak fisik misal berpegangan tangan ,bagi wanita yang sudah menikah ini sangat romantis, tapi bagi remaja pubertas sudah bisa membangkitkan hawa nafsu.Dan beri pengertian bahwa Allah melarang untuk berzina "wala taqrobuzzina innahu kana fahisatan wasaa sabiula" mendekati saja tidak boleh apalagi berbuat zina.


Tidak Melihat Aurot Lawan Jenis


Dalam masalah ini Rasulullah bersabda:”Janganlah seorang laki-laki melihat aurat laki-laki ,jangan pula perempuan melihat aurat perempuan.  Janganlah seorang laki-laki tidur dengan seorang laki-laki dalam satu selimut, begitu juga perempuan jangan tidur dengan perempuan lainnya dalam satu selimut”. (HR Muslim).


Laki-laki yang melihat aurat laki-laki atau perempuan melihat aurat sesama perempuan bisa terangsang. Ini adalah bibit dari penyimpangan seksual, apalagi kalau tidur dalam satu selimut. Islam sangat menjaga hal ini. Terbukti dengan perintah memisahkan kamar tidur anak, baik dengan orang tua maupun dengan saudara kandungnya yang perempuan sejak anak berumur tujuh tahun atau sebelum baligh.
 Islam juga melarang penampilan laki-laki yang meniru perempuan dan perempuan yang meniru laki-laki (HR. Bukhari).


Puasa


Rasulullah juga menganjurkan berpuasa bagi orang yang menghadapi rangsangan seksual tapi belum mampu berumah tangga.
Cara lain mencegah penyimpangan seksual adalah dengan melarang dan menghentikan pornografi dan pornoaksi baik di TV maupun dunia maya apalagi terkait dengan film-film yang memamerkan dan mempromosikan penyimpangan seksual.


Bahaya HIV


Jelaskan pada anak jika seks bebas bisa menyebabkan resiko penyakit seksual yang menular seperti HIV.


Menghargai Diri Sendiri


Ajarkan cara menghargai diri sendiri dan orang lain.  Bagi pemuda putra bahwa ia juga harus menghargai lawan jenisnya dan tidak menjalin hubungan romantis sebagai penyaluran hasrat seksual.Tanamkan pada remaja baik putra maupun putri bahwa "cinta" tidak sama dengan "seks".


Allah Maha Melihat


Beritahu Jika Allah Maha Melihat.
Sejak kecil tanamkan pada anak bahwa Allah maha Melihat sehingga saat remaja tidak tergiur untuk melakukan hal-hal yang berisiko, meskipun kita tidak berada di dekatnya dan hasrat seksual hanya boleh dilakukan dalam ikatan pernikahan berpegang teguh pada Agama.


Berkegiatan Positif


Mengizinkan mengikuti kegiatan positif yang disukai. Aktif dalam berorganisasi sekolah ekstrakulikuler, mendalami hobi, dan berolahraga. Jangan lupa kedekatan dengan orang tua mampu menghindari dari perilaku penyimpangan seksual.


Terkait kegiatan positif seperti apa sih yang bisa menyalurkan gairah bercinta pada kaula muda dengan cara yang benar. Ada teman yang dengan baik hati memberikan tips untuk saya.


Jadi para remaja biasanya punya kesukaan, misal remaja laki-laki suka olahraga, nge-band, dll. Sebagai orang tua harus paham betul apa kesukaan anak-anaknya dan pada saat ada dorongan seksualitas itu memuncak. Biar plong pasti harus dikeluarkan ya pastinya. Ternyata aktivas fisik pemacu adrenalin bisa untuk menyalurkan rasa gairah seksual tersebut.


Contohnya tiba-tiba jam 11 malam tanpa sebab musabab anak remaja usia kelas 2 SMA ingin nge-band atau futsal, itu sebenarnya ada dorongan seksual saat itu yang ingin dia keluarkan secara baik. Nah, kalau orang tua yg tidak faham fase ini, bisa salah paham atau marah-marah. Secara ada-ada aja jam 11 malam anak minta nge-band atau Futsal.


Tugas besar orang tua adalah menuntut anak supaya bisa menemukan cara yang benar untuk menyalurkan hawa nafsunya ini. Supaya tidak melanggar syariat agama.


Sumber :


PKBIDIY.2016.https://pkbi-diy.info/pengertian-seks-dan-seksualitas/
Fitriyani.https://id.theasianparent.com/penyimpangan-seksual







Februari 29, 2020 No komentar
Older Posts
  • Macam Gerakan Brain Gym Untuk Anak dan Dewasa
    Kenapa Penting Menjaga Otak ? “The brain is conceded to be the master organ of the body, the regulator of life, the source of human pro...

Mengenai Saya

Foto saya
Sudut Pandang Oky
Lihat profil lengkapku

About me

Seorang istri dan ibu muda yang sedang belajar dan ingin berbagi.

Follow Us

Labels

Aliran rasa Binar Bunda Sayang Cerdas Finansial Dongeng Family Project Fitrah Keimanan Fitrah Seksualitas Grab your imagination Grain Gym Healthylife Herbal Holistic ibu ilovemath Institut Ibu Profesional Kecantikan kelas batalyon Keluarga multimedia Kesehatan Komunikasi Produktif Lifestyle Literasi Makna Cerita Melatih kemandirian anak Memahami Gaya Belajar Anak Misi Asik Olahraga Parenting PAUD Pejuang Literasi prosa Sehat Semua Anak Adalah Bintang Sensory play Stimulasi Anak Suka Membaca Thik Creative TK

recent posts

Blog Archive

  • ▼  2022 (1)
    • ▼  Maret (1)
      • Review Pond’s Bright Beauty Triple Glow Serum dan ...
  • ►  2021 (1)
    • ►  September (1)
  • ►  2020 (56)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  April (6)
    • ►  Maret (9)
    • ►  Februari (16)
    • ►  Januari (24)
  • ►  2019 (156)
    • ►  Desember (17)
    • ►  November (23)
    • ►  Oktober (11)
    • ►  September (19)
    • ►  Agustus (16)
    • ►  Juli (17)
    • ►  Juni (17)
    • ►  Mei (10)
    • ►  April (20)
    • ►  Maret (5)
    • ►  Februari (1)
FOLLOW ME @INSTAGRAM

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates